Bayan – Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri, ST., MT., menghadiri acara syukuran dan penyambutan Penjabat (PJ) Kepala Desa Persiapan Teres Genit Kecamatan Bayan,pada Rabu (21/10). Acara ini juga dihadiri oleh Camat Bayan Johansyah.,S.Pd, unsur Forkopimcam, Kepala Desa Bayan Satradi, tokoh masyarakat, serta undangan lainya.
Mengawali sambutannya, Wabup Kusmalahadi terlebih dahulu mengucapkan selamat
atas dilantiknya PJ Kepala Desa Teres Genit oleh Bupati pada 16 Oktober lalu.
"Selamat atas dilantiknya pejabat Desa Persiapan Teres Genit, namun, ini
bukan untuk membuat masyarakat terlalu bersenang-senang atau ber-euforia karena
tugas pejabat ini berat masih panjang proses yang dilalui sehingga desa ini
bisa defenitip,"tegas Wabup.
Ia merinci bahwa terdapat delapan tugas pokok yang tertuang dalam Surat
Keputusan (SK), mulai dari penetapan batas desa, struktur perangkat desa,
hingga membuka akses antar desa, keberhasilan pemekaran sangat bergantung
pada kinerja PJ dalam satu tahun ke depan.
"Alhamdulillah, dari cerita ketua pemekaran dan Kades, masyarakat Desa
Teres Genit ini kompak, tentunya ini baru langkah awal, nanti PJ mempunyai
alasan untuk dipertahankan karena jika dalam satu tahun tugas beliau tidak
berhasil,tentu menjadi evaluasi tersendiri,"ujarnya.
Wabup Kus juga meminta dukungan penuh masyarakat bahwa jika PJ gagal
menjalankan tugas, maka status desa bisa kembali seperti semula atau kembali di
bawah naungan Desa Induk (Bayan).
Selain membahas desa, Wabup Kus juga menyinggung rencana pemekaran Kecamatan
Bayan yang akan dibagi menjadi dua Kecamatan yakni Bayan, dan Bayan Barat,
untuk memenuhi syarat minimal 10 desa per kecamatan, pihaknya berencana
mengambil tiga desa dari Kecamatan Kayangan untuk wilayah barat.
Wabup Kus menutup sambutannya dengan harapan agar masyarakat Teres Genit terus
kompak demi kelancaran proses administrasi pemekaran, mengingat perjuangan tim
pemekaran yang telah berlangsung sejak 2021.
"Ini doa dan ikhtiar kita bersama supaya tidak sia-sia usaha tim pemekaran
desa selama lima tahun dari 2021 sampai 2025, masyarakat Desa Persiapan Teres
Genit bisa betul-betul mensupport pejabat kepala desanya,"pungkasnya.
Sementara itu Kepala Desa Bayan, Satradi, S.P., menyampaikan pentingnya
kekompakan masyarakat sebagai modal utama mengantarkan desa persiapan ini
menjadi desa definitif.
Kades Bayan menyoroti tingginya partisipasi dan semangat masyarakat Desa
Persiapan Teres Genit dalam menyelenggarakan kegiatan penyambutan Pj.Kades
"Dimana masyarakat dengan kekompakan secara sukarela mengumpulkan iuran
baik berupa beras,uang dan lainya untuk mensukseskan kegiatan ini,"katanya.
Hal tersebut membuktikan bahwa semangat masyarakat desa persiapan ini cukup
tinggi, dan juga sebagai modal dasar kita untuk menghantarkan desa persiapan
ini menjadi desa definitif.
Dalam momen penting tersebut, Satradi secara resmi menyerahkan sebagian wilayah
Desa Bayan yang terdiri dari enam dusun kepada PJ Kepala Desa Persiapan Teres
Genit. Keenam dusun tersebut adalah Dusun Montong Baru, Batu Jompang, Teres
Genit, Dasan Tutul, Nangka Rempek, dan Bual.
"Kami akan serahkan sebagian harta kekayaan Desa Bayan ini sepenuhnya
kepada Penjabat yang ada di enam dusun ini, manah ini silakan dibawa,
kemudian antar sampai dengan definitif,"ucapnya.
Satradi yang juga berdomisili diwilayah desa pemekaran menegaskan bahwa
pemekaran desa bukan untuk memecah belah, melainkan untuk mempermudah dan
mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
"Tujuannya bukan memecah belah, tetapi mempermudah, mempercepat,
mempermudah pelayanan, mempercepat pembangunan, kemudian memperdekat akses
pelayanan," jelasnya.
Kades Bayan menargetkan Desa Persiapan Teres Genit dapat menjadi desa definitif
dalam waktu yang cepat, sehingga berkomitmen untuk mendukung penuh proses
termasuk pembangunan kantor desa yang megah di masa depan.
"Kami yakin dan percaya selama itu memegang kekuasaan di sini, kita akan
doakan dan mudah-mudahan itu bisa definitif," harapnya.
Dalam pada itu Penjabat (PJ) Kepala Desa Persiapan Teres Genit, Raden Srigede,
S.Sos., menyampaikan sambutan pertamanya di hadapan masyarakat Teres Genit
mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan, Pemda KLU khusnya
Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara.
"Ini merupakan amanah untuk kedua kalinya sebagai Penjabat Kepala Desa,
pengalaman pertamanya pada tahun 2015 saat dilantik sebagai PJ. Kades Andalan.
,"katanya.
Ia mengungkapkan bahwa penempatannya di Teres Genit merupakan sebuah
keberuntungan, terutama karena kesamaan hobinya dalam mencintai seni
tradisional.
"Saya bisa berkolaborasi bersama teman-teman, terutama sama-sama pencinta
seni tradisional Sehingga hari ini saya tidak merasa menjadi tamu di
Teres Genit ini, tetapi salah satu dari anggota keluarga," ucapnya.
Kebersamaan dan kegotongroyongan yang dimiliki masyarakat Teres Genit akan
menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan cita-cita bersama, yaitu menjadi
desa definitif.
Mengingat pengalamannya sebagai PJ Kades sejak tahun 2015, Raden Srigede
optimis bahwa Desa Persiapan Teres Genit tidak perlu mengalami masa-masa sulit
seperti yang ia alami dulu, desa persiapan sudah langsung menerima nomor
register, sehingga prosesnya akan lebih cepat.
"Kita yakinl Desa Teres Genit tidak lagi menjadi persiapan, tetapi menjadi
desa definitif dalam waktu cepat,"tutupnya.