Lombok Utara - DPRD Kabupaten Lombok Utara memastikan pembangunan jalan di Dusun Leong Barat, Desa Tegal Maja, Kecamatan Tanjung, menjadi salah satu proyek prioritas yang mendapat pengawalan khusus pada tahun anggaran 2026.
Proyek bernilai miliaran rupiah tersebut dinilai penting untuk mengatasi persoalan akses jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Ketua Fraksi Demokrat DPRD KLU, Ardianto, mengatakan anggaran pembangunan jalan Leong Barat telah tersedia dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 sehingga pelaksanaannya tinggal menunggu tahapan administrasi dan proses teknis.
Menurutnya, kondisi jalan yang rusak dan sebagian masih berupa tanah telah lama menghambat aktivitas masyarakat. Bahkan saat musim hujan, kondisi jalan kerap menyulitkan mobilitas warga dan meningkatkan risiko kecelakaan.
“Kondisi jalan rusak itu menghambat aktivitas warga. Kami terus berkomunikasi intensif dengan Dinas PUPR agar proyek bernilai miliaran ini dikerjakan tepat waktu dan sesuai aturan,” ujar Ardianto, Jumat 29 Mei 2026.
Ia menegaskan DPRD akan terus melakukan fungsi pengawasan agar proyek berjalan sesuai perencanaan dan menghasilkan kualitas pekerjaan yang baik.
Pengaspalan ruas jalan tersebut direncanakan menggunakan konstruksi hotmix dengan panjang sekitar 1,2 hingga 1,3 kilometer.
Pembangunan ini diharapkan dapat menuntaskan seluruh ruas yang selama ini belum tersentuh peningkatan jalan permanen.
Meski masyarakat berharap pengerjaan dilakukan secepat mungkin, Ardianto mengingatkan bahwa setiap proyek pemerintah harus melalui tahapan administrasi, perencanaan, hingga proses pengadaan yang memerlukan waktu.
Karena itu, ia meminta masyarakat memahami mekanisme yang berlaku dan memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk menyelesaikan seluruh proses sesuai ketentuan.
“Semua proses sedang berjalan. Masyarakat harap bersabar karena pengerjaan proyek miliaran rupiah tidak bisa instan seperti membelanjakan uang kantong sendiri. Kita pastikan pengerjaannya tetap sesuai aturan agar hasilnya maksimal bagi masyarakat,” tegasnya.
Dengan masuknya proyek tersebut dalam APBD 2026, DPRD optimistis persoalan akses jalan di Leong Barat dapat segera terselesaikan dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian serta pelayanan masyarakat di wilayah tersebut.